PCNU Hulu Sungai Tengah Gelar Ziarah Masyayikh dan Ulama, Perkuat Ikatan Spiritual dan Keteladanan Perjuangan

Table of Contents

Hantakan, PCNU HST

Upaya menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah serta memperkuat hubungan spiritual dengan para ulama dan masyayikh, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para ulama kharismatik di wilayah Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya. Ahad (10/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Rais Syuriyah PCNU Hulu Sungai Tengah KH. Syamsuni Ahmad, Ketua Tanfidziah H. Idi Amin, Wakil Ketua Tanfidziah Fahriansyah, serta jajaran pengurus lainnya. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan ziarah adalah makam Almarhum Guru Abdul Qadiri di Hantakan Bulayak yang dikenal sebagai sosok alim, istiqamah dalam dakwah, dan menjadi panutan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai keislaman serta akhlakul karimah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa bersama, dan tausiyah singkat mengenai pentingnya menghormati perjuangan para ulama. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa saat para pengurus NU memanjatkan doa bagi para guru dan ulama yang telah wafat.

Dalam penyampaiannya, Rais Syuriyah PCNU Hulu Sungai Tengah menegaskan bahwa tradisi ziarah kubur bukan hanya sekadar mengenang jasa para ulama, tetapi juga menjadi sarana mengambil hikmah dan teladan dari perjuangan hidup mereka.

“Ziarah ke makam masyayikh dan ulama merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Selain mendoakan ahli kubur, ini juga menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Para ulama telah memberikan teladan perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian yang harus diteruskan generasi sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Hulu Sungai Tengah, Fahriansyah menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antar pengurus sekaligus memperkuat semangat khidmah dalam organisasi Nahdlatul Ulama.

“Santri dan warga NU harus terus menjaga hubungan spiritual dengan para guru. Keberkahan ilmu dan perjuangan para ulama merupakan warisan besar yang perlu dijaga melalui doa, keteladanan, dan melanjutkan perjuangan mereka dalam dakwah serta pendidikan umat,” ungkapnya.

Kegiatan ziarah tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Kehadiran jajaran pengurus PCNU Hulu Sungai Tengah dinilai sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap jasa para ulama terdahulu yang telah membangun pondasi keislaman di daerah tersebut.

Melalui kegiatan ini, PCNU Hulu Sungai Tengah berharap semangat mencintai ulama, menjaga tradisi keilmuan, serta memperkuat nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda dan para santri agar terus melanjutkan perjuangan para masyayikh dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.

Posting Komentar