Tokoh NU Wafat, PCNU HST dan Kemenag Laksanakan Takziyah serta Shalat Fardhu Kifayah

Table of Contents

Balangan, PCNU HST 

Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Balangan berduka atas wafatnya ulama kharismatik, KH. Abdul Mughni bin KH. Abdul Halim, yang menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Balangan.

Almarhum wafat pada Kamis 16 April 2026 bertepatan dengan 28 Syawal 1447 Hijriah. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran pengurus dan warga Nahdliyin yang selama ini merasakan bimbingan serta keteladanannya dalam berdakwah.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah turut hadir melaksanakan takziyah. Hadir dalam kesempatan tersebut Rais Syuriyah PCNU HST KH. Syamsuni Ahmad, Ketua Tanfidziah H. Idi Amin, Wakil Ketua Fahriansyah serta Kepala Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah H. Anwar Hadimi.

Selain itu, para tokoh agama, pengurus, dan masyarakat juga melaksanakan shalat fardhu kifayah sebagai bentuk kewajiban umat sekaligus penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Syamsuni Ahmad menyampaikan doa dan penghormatan:

“اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَنَوِّرْ قَبْرَهُ، وَاجْعَلْهُ مَعَ الصَّالِحِينَ، وَاجْزِهِ عَنَّا خَيْرَ الْجَزَاءِ. آمِين.”

Ia juga mengenang almarhum sebagai sosok ulama yang istiqamah dalam membimbing umat, menjaga tradisi keilmuan, serta menjadi teladan dalam kesederhanaan dan keikhlasan.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi kita semua, sekaligus menjadi panggilan untuk melanjutkan perjuangan dakwah yang telah beliau rintis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H. Anwar Hadimi, turut menyampaikan doa:

“اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ عَمَلَهُ، وَاغْفِرْ لَهُ ذُنُوبَهُ، وَوَسِّعْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، وَاجْعَلْ مَأْوَاهُ الْجَنَّةَ، وَارْزُقْ أَهْلَهُ الصَّبْرَ وَالسِّلْوَانَ. آمِين.”

Ia menambahkan bahwa almarhum bukan hanya tokoh agama, tetapi juga figur pemersatu umat. “Kehadiran kami dalam takziyah ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Semasa hidupnya, KH. Abdul Mughni dikenal sebagai ulama yang aktif membina umat, menjaga tradisi keagamaan, serta berperan dalam memperkuat organisasi NU di Kabupaten Balangan.



Doa dan penghormatan terus mengalir dari berbagai kalangan, berharap agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepergian beliau menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus melanjutkan perjuangan dakwah, menjaga nilai-nilai keulamaan, serta memperkuat pengabdian kepada agama, bangsa, dan umat.


Posting Komentar