Wakil Ketua PCNU HST Buka Konfercab IPNU ke-X, Tekankan Kaderisasi dan Keikhlasan Berkhidmah

Table of Contents


Barabai, PCNU HST 

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara resmi membuka kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU ke-X Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kaderisasi, bertempat di gedung NU Kab. Hulu Sungai Tengah pada Sabtu, (13/3/2026).

Dalam sambutannya, beliau mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan sehingga seluruh peserta dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Shalawat dan salam turut disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat.

Pada kesempatan itu, disampaikan pula salam hormat dan permohonan maaf dari Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, keduanya menitipkan doa dan harapan agar Konfercab berjalan lancar serta mampu melahirkan kader-kader pemimpin IPNU yang amanah dan istiqamah dalam berkhidmah.

Dalam arahannya, Wakil Ketua PCNU menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda pemilihan ketua baru, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, muhasabah, serta merancang arah masa depan organisasi.

“Organisasi yang baik bukan hanya yang ramai kegiatan, tetapi yang mampu menjaga adab dalam perbedaan, menjaga ukhuwah dalam musyawarah, dan menjaga keikhlasan dalam berkhidmah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi, namun tidak boleh sampai merusak persaudaraan, terlebih dalam satu naungan besar Nahdlatul Ulama.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa IPNU bukan sekadar organisasi pelajar, melainkan tempat menempa diri dalam kepemimpinan, tanggung jawab, serta penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Ia bahkan mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan IPNU, mengingat dirinya juga pernah menjadi kader hingga dipercaya sebagai Ketua IPNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Banyak tokoh besar lahir dari IPNU. Di sinilah kader belajar, berjuang, dan bertakwa,” tambahnya.

Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh kader IPNU:

  1. Menjaga niat dalam berorganisasi, menjadikan organisasi sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar mencari kedudukan.

  2. Menghormati guru dan ulama, karena keberkahan perjuangan sangat bergantung pada ridha para masyayikh.

  3. Terus belajar dan mengembangkan diri, agar menjadi kader yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan luas.

Ia menegaskan bahwa kader IPNU hari ini adalah calon pemimpin masa depan, baik di lingkungan Nahdlatul Ulama maupun di tengah masyarakat luas.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Ketua PCNU berharap Konfercab ke-X ini mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, kader yang solid, serta program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pelajar dan masyarakat.

“Semoga IPNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah semakin kuat kaderisasinya dan terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tutupnya.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta doa agar seluruh rangkaian acara menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT.

Kegiatan juga di rangkai dengan Khataman Alquran serta Refleksi Kader IPNU dan IPPNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk Masa Depan yang Lebih Maju.

IPNU dan IPPNU bukan sekadar organisasi pelajar. Ia adalah madrasah kaderisasi, tempat lahirnya generasi muda Nahdlatul Ulama yang kelak akan menjadi pemimpin umat, penjaga tradisi, dan penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Posting Komentar