Merajut Silaturahmi, Menjaga Tradisi Aswaja di Bumi Hantakan Pegunungan Meratus
Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid Nurussalamah, Desa Tilahan, Kecamatan Hantakan, saat jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Hulu Sungai Tengah menghadiri kegiatan rutin Silaturahmi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Hantakan bersama masyarakat setempat.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Katib Syuriyah PCNU HST KH. M. Noor, Ketua Tanfidziyah PCNU HST H. Idi Amin, Sekretaris PCNU HST Abdurrahman, Wakil Ketua Tanfidziyah Fahriansyah, serta jajaran pengurus MWCNU Kecamatan Hantakan dan tokoh agama setempat. Kehadiran para pengurus NU ini menjadi penguat ikatan batin antara ulama, pengurus jam’iyah, dan masyarakat Nahdliyin di wilayah pegunungan Meratus. Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi yang menggema syahdu, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ï·º sekaligus menghadirkan ketenangan spiritual di tengah jamaah.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU HST H. Idi Amin menyampaikan salam dari Rais Syuriyah PCNU HST yang berhalangan hadir karena sedang mengisi majelis ta’lim. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan merawat tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah sebagai warisan para ulama, sekaligus menjadikan majelis silaturahmi sebagai ruang mempererat ukhuwah dan memperkuat kebersamaan umat.
“Tradisi NU bukan sekadar rutinitas, tetapi jalan untuk menjaga keberkahan, persatuan, dan akhlak umat di tengah tantangan zaman,” tegasnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Hantakan, Ustadz Fathurrahman. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk terus meneguhkan nilai-nilai tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan keislaman disampaikan dengan bahasa yang menyejukkan dan membumi.
Doa dan dzikir semakin menyempurnakan malam kebersamaan tersebut melalui tahlil yang dipimpin Ustadz Muhammad Yasin, serta doa penutup yang dipanjatkan oleh Katib Syuriyah PCNU HST KH. M. Noor. Doa tersebut dipersembahkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan iman bagi masyarakat Desa Tilahan dan seluruh warga Nahdliyin.
Kegiatan silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wujud nyata khidmah Nahdlatul Ulama kepada umat menjaga tradisi, meneguhkan persaudaraan, serta merawat nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat. Dari masjid desa, cahaya persatuan dan keteladanan terus dinyalakan.

Posting Komentar